.showpageArea a {text-decoration:underline;} .showpageNum a {text-decoration:none;border: 1px solid #cccccc;margin:0 3px;padding:3px;} .showpageNum a:hover {border: 1px solid #cccccc;background-color:#cccccc;} .showpagePoint {color:#333;text-decoration:none;border: 1px solid #cccccc;background: #cccccc;margin:0 3px;padding:3px;} .showpageOf {text-decoration:none;padding:3px;margin: 0 3px 0 0;} .showpage a {text-decoration:none;border: 1px solid #cccccc;padding:3px;} .showpage a:hover {text-decoration:none;}

Jumat, 16 Januari 2009

Stasiun Tanjung Priok






Stasiun Tanjung Priok diresmikan pada tanggal 06 April 1925 bersamaan dengan pembukaan jalur elektrifikasi Tanjung Priok - Meester Cornelis yang dilayani Kereta berloko-listrik seri SS-3200 (buatan Werkspoor, Belanda dan perangkat listrik dari Westinghouse-Hemaaf, Jerman). Seiring waktu dan jaman, kemegahan dan keramaian Stasiun Tanjung Priok mulai surut disamping terbentur regulasi oleh PT. Kerata Api Indonesia (KAI).

Sejak tahun 2000-an, dengan alasan tertentu pihak PT KA tidak lagi mengoperasikan stasiun yang dulu melayani penumpang kelas ekonomi untuk tujuan Solo, Semarang, dan Surabaya. Stasiun hanya melayani kereta container tujuan Bandung dan Surabaya. Sehingga berkondisi sangat tak terawat baik di dalam bangunan maupun di lingkungan sekitarnya. Di bagian depan dan samping stasiun terdapat loket-loket biro berjalanan penjualan tiket Bis/Kapal Laut/Pesawat lengkap dengan Cafe-cafe dan Tenda Kaki Lima. Di sisi dan di atas rel yang tidak dipergunakan berdiri gubuk-gubuk liar.

Di Stasiun Tanjung Priok terdapat delapan rel dengan sistem rel ganda, tapi hanya tiga rel yang masih bisa dipergunakan. PT KA awal tahun 2009 akan memfungsikan kembali stasiun kereta ini untuk melayani rute dalam kota dengan menggunakan kereta api listrik (KRL). Rute yang direncanakan adalah Tanjung Priok-Jakarta kota dan Tanjung Priok- Jatinegara.

Sebagai realisasi dari rencana tersebut saat ini, bangunan-bangunan liar sepanjang jalur Stasiun Tanjung Priok - Jakarta Kota telah bersih. Penggantian Bantalan Kayu dengan Bantalan Beton dan perbaikan Stasiun Tanjung Priok.

Tidak ada komentar: