Mulai hari Senin, 13 April 2009, Stasiun Tanjung Priok sudah mulai difungsikan. Ada 3 kali keberangkatan, yaitu 2 kali untuk tujuan Purwakarta dan 1 tujuan Pasar Turi, Surabaya. Semuanya Kelas Ekonomi. Rencananya stasiun ini akan diresmikan oleh Bp.Presiden sekitar akhir bulan April 2009.
Agar tidak keduluan oleh Bp.Presiden, saya pada Jum'at, 17 April 2009 mencobanya. Kereta yang akan saya coba adalah tujuan Purwakarta yang berjadual keberangkatan pk.16:20. Saya akan naik sampai Stasiun Kemayoran untuk kemudian pindah kereta menuju Stasiun Kota. Pk.16:15 saya bergegas menuju Stasiun yang berjarak ±500 meter dari kantor. Wah jalanan macet lagi sehingga saya baru tiba stasiun pk.16:25, terlambat nih! Karena pikir saya ini masih baru difungsikan kembali pasti kedatangan dan keberangkatan akan tepat waktu, kalau melesetpun tidak akan terlalu banyak.
Alhamdulillah...ternyata kereta belum datang, kebetulan... jadi memberikan waktu untuk melihat-lihat kondisi stasiun.
Stasiun Tanjung Priok adalah stasiun termegah di Indonesia (katanya!). Ada 6 jalur dalam stasiun yang ditutupi oleh atap lengkung. Jalur 1 dan 2 terlihat sedang dalam proses penggantian Bantalan dan Besi Rel. Atap lengkung yang memayungi keenam jalur sudah dicat ulang sehingga tidak terlihat kusam lagi. Kaca-kaca di atap terlihat sedang dibersihkan.
Kereta yang ditunggu ternyata baru datang pk.17:30, hm... mengingatkan saya pada lagu Iwan Fals. Setelah pemindahan lokomotif, pk.17:50 kereta diberangkatkan menuju Purwakarta.
Tut... tut... tut... siapa hendak turut?
(Saya mau masukan gambar-gambarnya ko ga bisa ya?)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar